program kesehatan ibu dan anak

SEKILAS TENTANG PROGRAM KESEHATAN IBU DAN ANAK

Cara N Trik –  Program kesehatan ibu dan anak atau disingkat program KIA, merupakan salah satu program dari kementrian kesehatan Republik Indonesia yang terdapat di dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJPN) 2005-2025. Program ini adalah program pengupayaan di bidang kesehatan yang menyangkut pelayanan dan pemeliharaan untuk:

1.     para ibu hamil, ibu bersalin, dan ibu menyusui

2.     bayi, anak balita, dan anak pra-sekolah.

Program ini bertujuan untuk mencapai kemampuan hidup sehat melalui peningkatan kesehatan bagi para ibu dan keluarganya secara optimal menuju Norma Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera (NKKBS). Juga untuk mencapai peningkatan derajat kesehatan anak agar proses tumbuh kembangnya optimal. Hal ini merupakan landasan bagi peningkatan kualitas sebagai manusia secara utuh. Tingginya angka kematian ibu di Indonesia membuat pemerintah Indonesia menempatkan upaya penurunan kematian ibu sebagai prioritas utama dalam pembangunan kesehatan.  Program KIA memiliki strategi, tujuan, dan target. Berikut adalah uraiannya.

http://carantrik.com/program-kesehatan-ibu-dan-anak/

Strategi Program Kesehatan Ibu dan Anak:

1.     Bina Suasana

Ini adalah pengupayaan penciptaan opini publik baik secara fisik ataupun non-fisik dalam mendorong masyarakat baik secara individu, dalam keluarga dan grup agar bisa melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang sangat berhubungan erat dengan peningkatan KIA. Juga agar terjadinya penurunan AKI dan AKB secara signifikan. Bina suasana ini bisa disosialisasikan kepada organisasi kemasyarakatan, media massa, dan kelompok opini.

2.     Pemberdayaan Masyarakat

Memberdayakan masyarakat agar tumbuh kesadaran, keinginan, dan kemampuan masyarakat dalam mengatasi masalah KIA sangat penting. Masyarakat diharapkan bisa hidup bersih dan sehat.

3.     Advokasi

Ini adalah langkah yang baik demi mendapatkan komitmen dan dukungan para pengambil keputusan dan pihak yang terkait dalam penerapan program KIA

4.     Kemitraan

Di dalam menangani masalah KIA, adanya kemitraan sangatlah baik. Kerjasama formal antar individu, kelompok peduli KIA, organisasi massa, media massa, organisasi swasta maupun dunia harus dijalin. Mereka bisa berperan aktif dalam pengupayaan peningkatan KIA di dalam masyarakat Indonesia.

Tujuan khusus program Kesehatan Ibu dan Anak:

  • Peningkatan kesehatan ibu seperti pengetahuannya, juga sikap dan perilakunya dalam menghadapi masalah kesehatan dirinya sendiri dan keluarganya dengan menggunakan teknologi tepat guna, paguyuban 10 keluarga, Posyandu, dll.
  • Peningkatan kualitas pelayanan bagi kesehatan ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas, ibu menyusui, bayi, anak balita, anak pra-sekolah.
  • Peningkatan dalam pengupayaan pembinaan kesehatan balita dan anak pra-sekolah dengan mandiri dalam lingkungan keluarga, paguyuban 10 keluarga, Posyandu, Karang Balita, TK dan PAUD.
  • Peningkatan jangkauan pelayanan kesehatan bagi bayi, balita, anak pra-sekolah, ibu hamil, ibu melahirkan, ibu nifas, dan ibu menyusui.
  • Peningkatan kemampuan serta peran serta masyarakat dan keluarga (dalam hal ini ibu dan keluarganya) dalam mengatasi masalah kesehatan ibu dan anak.

Target Program Kesehatan Ibu dan Anak

Peningkatan ketersedian pelayanan kesehatan bermutu bagi seluruh masyarakat Indonesia juga kemudahan dan  keterjangkauan pelayanan tersebut. Adapun hal-hal yang disediakan pemerintah bagi ibu dan anak dalam program terbut adalah:

1.     Bagi ibu hamil, bersalin, dan menyusui:

  • Pelayanan Ante Natal Care (k1) 100 persen
  • Persalinan oleh tenaga kesehatan terlatih 90 persen
  • Cakupan peserta KB aktif 65 persen
  • Pemberian tablet tambah darah sebanyak 90 tablet 85 persen

2.     Bagi bayi, balita, dan anak pra-sekolah:

  • Pelayan kesehatan bayi sampai kunjungan neonatal pertama (KN1) 90 persen
  • KN1, KN2, dan KN3 88 persen
  • Pelayanan kesehatan balita 85 persen
  • Penimbangan berat badan balita 85 persen
  • ASI eksklusif untuk bayi berusia 0-6 bulan 80 persen
  • Vitamin A untuk bayi berusia 6-59 bulan 85 persen
  • Imunisasi dasar lengkap untuk bayi 0-11 bulan 90 persen
  • Penguatan imunisasi rutin dengan Gerakan Akselerasi Imunisasi Nasional (GAIN), Universal Child Immunization (UCI) 100 persen

3.     Keluarga:

  • Pemberian Garam Beryodium untuk keluarga 90 persen

4.     Desa dan Kelurahan:

  • Penguatan imunisasi rutin dengan Gerakan Akselerasi Imunisasi Nasional (GAIN) agar desa dan kelurahan bisa mencapai Universal Child Immunization (UCI) 100 persen
  • Promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat untuk dukungan dalam mewujudkan Desa dan Kelurahan Siaga Aktif 80 persen

Demikian hal-hal penting yang harus diketahui oleh masyarakat Indonesia tentang program kesehatan ibu dan anak.

 

program kesehatan ibu dan anak | carantrik | 4.5